Mpok Hindun, seorang janda yang telah sekian lama ditinggalkan suaminya.
Dia tergolong perempuan hypersex yang saat ini tengah mencari calon
suami. Ketika Pak Yadi, dua kampung sebelah hendak melamar dirinya, Mpok
Hindun berkata dengan sesumbar, "Kalau kau bisa membuatku puas di malam
pertama nanti seluruh hartaku akan kuserahkan padamu!"
Perkawinan pun terjadi, di malam pertama, Pak Yadi memadamkan lampu
kamar pengantin lalu mulai melayani gairah Mpok Hindun. Setiap Pak Yadi
mencapai puncak kemesraannya, ia langsung ke kamar mandi dengan alasan
membersihkan. Keluar dari kamar mandi, ia melayani Mpok Hindun kembali.
Hal itu dilakukan Pak Yadi berkali-kali sampai pagi tiba, sehingga Mpok Hindun akhirnya merasa puas dengan pelayanan Pak Yadi.
"Kau benar-benar pria yang dasyat dan hebat, mas Yadi. Tak kusangka kau
bisa memuaskan hatiku. Maka sesuai janjiku, kini seluruh harta
kekayaanku kuserahkan padamu, termasuk Dua puluh tiga taksi, lima toko
emas, dua buah restaurant dan dua buah Pabrik (Pabrik Tempe dan Pabrik
Batu Bata)"
Tiba-tiba dari kamar mandi keluar sepuluh orang pemuda sambil bersorak
kegirangan, "Horeeeeeeeee . . . . . . . . ! Kita berhasil!!, Jatahnya
kita bagi"
Ternyata Pak Yadi menyimpan sepuluh temannnya di kamar mandi dan
bergiliran melayani Mpok Hindun. Orang pertama dan orang terakhir yang
melayani Mpok Hindun adalah Pak Yadi.
Hanya Dua Inci: Sepasang muda mudi sedang duduk menikmati udara
malam di bawah sebatang pohon yang rindang pada sebuah taman di tengah
kota. Malam ini adalah malam pertama mereka
Desi : "Oh, Ronnie, bisepmu besar sekali."
Ronnie : "Ah, biasa saja, Desi. Pada pita pengukur, dia hanya dua puluh dua inci."
Desi : "Wow, bagaimana dengan dadamu ?"
Ronnie : "Terakhir kali saya mengukurnya, pada pita pengukur dia hanya tujuh belas inci."
Desi : "Wow, besar sekali ! Lalu bagaimana dengan . . .
. eh . . . dengan . . . . eh . . . eh maksud saya . . . "
Ronnie : "Maksudmu, anu saya ? Hanya lima inci saja . . . . . "
Desi : "Kau mengukurnya di pita pengukur ?"
Ronnie : "Bukan ! Dia hanya lima inci dari tanah. "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar