Minggu, 09 Maret 2014

Janji Mpok Hindun

Mpok Hindun, seorang janda yang telah sekian lama ditinggalkan suaminya. Dia tergolong perempuan hypersex yang saat ini tengah mencari calon suami. Ketika Pak Yadi, dua kampung sebelah hendak melamar dirinya, Mpok Hindun berkata dengan sesumbar, "Kalau kau bisa membuatku puas di malam pertama nanti seluruh hartaku akan kuserahkan padamu!"

Perkawinan pun terjadi, di malam pertama, Pak Yadi memadamkan lampu kamar pengantin lalu mulai melayani gairah Mpok Hindun. Setiap Pak Yadi mencapai puncak kemesraannya, ia langsung ke kamar mandi dengan alasan membersihkan. Keluar dari kamar mandi, ia melayani Mpok Hindun kembali.

Hal itu dilakukan Pak Yadi berkali-kali sampai pagi tiba, sehingga Mpok Hindun akhirnya merasa puas dengan pelayanan Pak Yadi.

"Kau benar-benar pria yang dasyat dan hebat, mas Yadi. Tak kusangka kau bisa memuaskan hatiku. Maka sesuai janjiku, kini seluruh harta kekayaanku kuserahkan padamu, termasuk Dua puluh tiga taksi, lima toko emas, dua buah restaurant dan dua buah Pabrik (Pabrik Tempe dan Pabrik Batu Bata)"

Tiba-tiba dari kamar mandi keluar sepuluh orang pemuda sambil bersorak kegirangan, "Horeeeeeeeee . . . . . . . . ! Kita berhasil!!, Jatahnya kita bagi"

Ternyata Pak Yadi menyimpan sepuluh temannnya di kamar mandi dan bergiliran melayani Mpok Hindun. Orang pertama dan orang terakhir yang melayani Mpok Hindun adalah Pak Yadi.

Hanya Dua Inci: Sepasang muda mudi sedang duduk menikmati udara malam di bawah sebatang pohon yang rindang pada sebuah taman di tengah kota. Malam ini adalah malam pertama mereka

Desi : "Oh, Ronnie, bisepmu besar sekali."

Ronnie : "Ah, biasa saja, Desi. Pada pita pengukur, dia hanya dua puluh dua inci."

Desi : "Wow, bagaimana dengan dadamu ?"

Ronnie : "Terakhir kali saya mengukurnya, pada pita pengukur dia hanya tujuh belas inci."

Desi : "Wow, besar sekali ! Lalu bagaimana dengan . . .

. eh . . . dengan . . . . eh . . . eh maksud saya . . . "

Ronnie : "Maksudmu, anu saya ? Hanya lima inci saja . . . . . "

Desi : "Kau mengukurnya di pita pengukur ?"

Ronnie : "Bukan ! Dia hanya lima inci dari tanah. "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar